Deretan mobil bekas ini paling mudah dijual

Guna mengawal perputaran duit tetap sehat dan menggali keuntungan berlebih, tidak sedikit pedagang mobil bekas melengkapi barang barang-barang dengan produk yang tidak sedikit dicari orang. Dari sekian tidak sedikit produk, mobil bermerek Jepang lah yang masih mendominasi.

Seperti yang disampaikan, Country Manager Carsome, Andreas Djingga. Dia mengatakan, empunya diler mobil bekas tidak sedikit mencari mobil fast moving. Tentu brand  Jepang dan jenis dari mobil keluarga laksana Multi Purpose Vehicle.

“Saat ini top selling kami khusus keluarga car laksana MPV terdapat Mobilio, Avanza, Innova, Livina dan city car Ayla atau Brio. Tahun buatan 2011-2014. Batasan tahun buatan mobil yang kami jual 2001,” ujarnya untuk VIVA di Jakarta, Jumat 15 Maret 2019.

Sementara tersebut menurut keterangan dari Marketing Manager Carsome, Maria Fransisca, dari penelitian yang dilakukan, tidak sedikit pedagang yang turut menggali barang barang-barang di tempatnya. Sebab ada tidak sedikit mobil yang selalu dipasarkan tiap harinya.

Data yang dikatakan menyebut, orang yang memasarkan mobilnya di Carsome kebanyakan ialah yang berumur 25-55 tahun. “Biasanya dalam hitungan jam mobil telah terjual.”

MPV Favorit

Berdasarkan keterangan dari Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer, beberapa besar pembeli mobil bekas memilih mobil brand  Jepang. “Mayoritas konsumen masih menggali mobil Jepang. Biasanya guna harga di bawah Rp150 juta, modelnya low MPV,” kata Fischer untuk VIVA.

Senada dengan Fischer, saudagar dari showroom mobil bekas Jordy Mobil di Mega Glodok, Kemayoran, Jakarta Pusat, Andi mengatakan, mobil kelompok low multi purpose vehicle atau mobil family yang tidak sedikit dipilih.

“Tetap MPV yang tidak sedikit orang cari. Sekarang modelnya beragam, terdapat yang Agen Sbobet standar, terdapat yang pintu geser juga. Harga mobil family ini memang lebih stabil kalau dikomparasikan yang lain,” kata Andi.

Hal itulah yang lantas membuat tidak sedikit pedagang melengkapi barang dagangannya dengan produk low MPV bermerek Jepang.

Mobil family yang tidak sedikit diincar pembeli, kata Andi, ialah Suzuki Ertiga, Honda BR-V dan Mobilio, seringkali dipakai individu dan kegiatan harian. Sementara Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia lebih sering dikejar oleh pengemudi taksi online.

“Kisaran harganya serupa-serupa, Avanza, Xenia, Ertiga, BR-V, dan Mobilio, Rp100 hingga Rp150 jutaan. Tinggal periksa kondisi, dan sesuaikan sama keperluan serta duit yang dimiliki,” kata Andi.

Ini Leasing Favorit Konsumen Motor Honda

Sepanjang 2018, enam lembaga jasa finansial yang tergabung di dalam Astra Financial sukses menorehkan penjualan positif. Nilai transaksi jasa finansial Astra yang mengongkosi segala jenis produk, merasakan peningkatan.

 

Seperti yang dikatakan Direktur PT Astra International Tbk, Suparno Djasmin. Dia mengatakan, laba bersih divisi jasa finansial Astra bertambah 28 persen menjadi Rp4,8 triliun.

 

Dari pencapaian tersebut, FIF sebagai di antara perusahaan pembiayaan SBOBET Astra Finance, berperan penting. Sepanjang tahun lalu, leasing yang mengongkosi motor Honda tersebut pun meladeni pembelian barang elektronik dan wisata umrah.

 

“Kami terdapat sepeda motor baru, sepeda motor bekas, elektronik, dan pun pembiayaan syariah guna umrah. Komposisi transaksi sangat besar, tetap dari pembelian sepeda motor baru,” ujar Chief Executive Officer FIF Group Margono Tanuwijaya di Jakarta, Jumat 15 Maret 2019.

 

Margono mengatakan, presentase pembelian sepeda motor baru di FIF sekitar 2018 menjangkau 65 persen, untuk situasi bekas 25 persen, dan sisanya pembelian perangkat elektronik

 

“Market share kami di pasar motor Honda, 50 persen. Bagi motor gede, sebab kelas premium, pembelinya tidak sejumlah BeAT. Konsumen premium pasar kredit sangat setengahnya tunai, setengahnya kredit,” tuturnya.